Tips Mencuci Wajah yang Benar Dan Tepat

cara cuci muka yang benar

Cara cuci muka yang benar adalah hal yang sangat penting. Dengan demikian, kesehatan pada area kulit wajah Anda juga akan terjaga dengan baik. Nah, sebagai salah satu rutinitas dalam perawatan wajah sehari-hari yang wajib, apakah cara mencuci muka yang benar selama ini?

Perlu diingat bahwa cara mencuci muka yang benar tidak hanya sekadar menggosokkan sabun pembersih pada wajah, lalu membilasnya dengan air bersih. Sebab, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat mencuci wajah, agar kotoran bisa terangkat dengan sempurna dan kulit wajah akan tetap sehat.

Sebelum mulai membersihkan wajah, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengenali jenis kulit Anda. Kulit sehat sendiri terbagi menjadi beberapa bagian yaitu: kulit berminyak, kering, kombinasi, dan normal. Selain itu, ada jenis kulit lain yang biasa disebut dengan kulit sensitif. Selain mengenali jenis kulit Anda, pahami juga masalah kulit yang Anda miliki.

Hal ini untuk mencegah adanya masalah lebih lanjut yang diakibatkan oleh kandungan tertentu yang ada didalam sabun wajah yang mungkin tidak cocok untuk kulit Anda. Berikut kunin bagikan cara cuci muka yang benar.

Cara Cuci Muka Berdasarkan Jenis Kulit

cara cuci muka yang benar

1. Kulit Kering dan Sensitif

Berbeda dengan kulit berminyak, pemilik kulit kering dan sensitif hanya perlu mencuci muka sekali sehari. Hal ini karena terlalu sering mencuci muka dapat mengikis minyak alami, membuat kulit lebih kering dan berisiko mengalami iritasi.

Pastikan Anda mencuci tangan sebelum menyentuh wajah. Kemudian, bersihkan terlebih dahulu sisa make up dan kotoran di wajah anda. Gunakan pembersih dan toner sebagai langkah awal pembersihan ganda.

Cuci muka dengan menggunakan sabun khusus untuk kulit kering dan sensitif. Sabun untuk jenis kulit ini biasanya mengandung minyak, ceramide, gliserin, dan chemical exfoliator yang lebih lembut di kulit. Sabun mungkin juga tidak memiliki banyak busa.

Gosokkan sabun ke seluruh wajah Anda dengan gerakan memutar. Selanjutnya, bilas dengan menggunakan air hangat atau dingin. Namun sebaiknya jangan menggunakan air hangat karena suhu air yang tinggi dapat mengeringkan kulit.

Setelah tidak ada sisa sabun yang tersisa, keringkan wajah Anda menepuknya dengan handuk atau mengelap dengan lembut. Gunakan handuk wajah khusus dengan bahan yang lebih lembut dengan cara menepuk-nepuk lembut, bukan menggosoknya.

Kulit kering dan sensitif membutuhkan kelembapan ekstra. Oleh karena itu, segera gunakan pelembab untuk kulit kering dan sensitif segera setelah Anda selesai mencuci muka. Pilih pelembab yang mengandung minyak mineral, gliserin, dan ceramide.

Satu hal yang tidak boleh ketinggalan adalah toner. Toner yang baik untuk kulit kering adalah toner yang bebas dari alkohol dan mempunyai kandungan gliserin, asam hialuronat, atau bahan pelembab lainnya. Toner dapat melembabkan kulit dan membantu penyerapan produk lebih lanjut.

2. Kulit berminyak

Cuci tangan sebelum menyentuh wajah. Jika tangan Anda kotor, bakteri atau debu dapat menempel di kulit sehingga menyebabkan jerawat. Bagi yang mempunyai rambut panjang jangan lupa untuk diikat terlebih dahulu.

Pertama, bersihkan sisa makeup atau kotoran menggunakan milk cleanser dan toner pada langkah pertama. Oleskan lotion pada kulit wajah secara merata dengan gerakan memijat, lalu bersihkan dengan kapas yang dibasahi dengan toner.

Cuci muka dengan menggunakan sabun muka khusus untuk jenis kulit berminyak. Bersihkan wajah secara menyeluruh, terutama pada area T-zone yang terdiri dari dahi, hidung, dan dagu. Kemudian, bilas dengan air sampai semua sabun telah dibilas hingga bersih.

Anda juga dapat menggunakan spons wajah atau kapas untuk mengelap sisa pembersih dari wajah Anda. Mencuci wajah dengan air dingin dapat menutup pori-pori yang terbuka dan meningkatkan sirkulasi darah.

Keringkan wajah Anda dengan menepuknya dengan handuk atau mengelap dengan lembut. Gunakan handuk khusus untuk wajah, bukan handuk yang sama dengan yang digunakan untuk mandi. Jangan menggosok kulit Anda secara langsung.

Saat wajah Anda masih setengah basah, gunakan toner untuk menghilangkan sisa makeup, debu, dan sabun yang tidak terlihat. Toner juga memiliki fungsi untuk melembabkan kulit, mengecilkan pori-pori, menghilangkan minyak, dan juga menghaluskan kulit.

Jangan lupa untuk menggunakan pelembab setelah toner kering. Pilih pelembab untuk kulit berminyak yang non-comedogenic, oil free, dan water atau gel based.

3. Kulit normal dan kombinasi

Pemilik kulit normal sebenarnya tidak membutuhkan cara khusus untuk mencuci muka, selama kulit Anda tidak mengalami masalah tertentu. Ikuti saja langkah-langkah biasa menggunakan sabun, toner, pembersih, dan pelembab untuk kulit normal.

Sedangkan yang memiliki kulit kombinasi bisa mencuci muka dengan cara yang sama seperti kulit berminyak. Fokus membersihkan bagian wajah yang paling berminyak yang biasanya terdapat di T-zone.

Pilih pembersih wajah yang mengandung pelembab seperti ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid. Meski kulit Anda cenderung berminyak, kulit kombinasi juga memiliki area yang lebih kering, terutama di sekitar pipi dan di bawah mata.

Keringkan wajah Anda dengan handuk lembut. Setelah itu, anda bisa menggunakan toner yang bebas alkohol untuk menyeimbangkan pH pada kulit dan menjaga kelembapannya. Lengkapi rutinitas perawatan kulit Anda dengan menggunakan serum, pelembab, dan tabir surya.

Kesalahan Pada Saat Cuci Muka

cara cuci muka yang benar

Sudah mencuci muka berkali-kali, tetapi tidak mendapatkan hasil yang diinginkan? Ini bisa jadi karena Anda melakukan sejumlah kesalahan dalam membersihkan wajah. Berikut adalah daftar kesalahan yang paling umum.

1. Asal pilih sabun cuci muka

Zat tertentu dalam pencuci muka mungkin terlalu keras untuk kulit Anda. Sebaiknya hindari pembersih wajah yang mengandung deterjen keras seperti natrium laureth sulfate (SLES), natrium lauryl sulfate (SLS), mentol, atau alkohol.

2. Tidak Membersihkan makeup Wajah Terlebih Dahulu

Sebelum cuci muka, penting untuk menghapus riasan atau make up pada wajah terlebih dahulu. Gunakan pembersih yang tidak mengandung alkohol atau yang sesuai dengan jenis kulit Anda sebelum mencuci muka dengan sabun seperti biasa.

3. Terlalu Banyak Memakai Sabun Muka

Anda tidak boleh menggunakan sabun terlalu banyak saat mencuci muka, karena bahan kimia di dalamnya dapat mengiritasi kulit. Anda hanya membutuhkan sabun seukuran ujung jari. Jika lebih dari itu, penggunaan sabun justru bisa membuat kulit iritasi dan kering.

4. Tidak Cuci Tangan

Tak sedikit yang masih lupa mencuci tangan sebelum membersihkan wajah. Padahal, menyentuh wajah dengan tangan kotor bisa memindahkan bakteri dan kotoran ke pori-pori wajah. Akibatnya, kulit wajah ditumbuhi jerawat.

5. Menggosok Kulit Terlalu Keras

Menggosok kulit terlalu keras saat mencuci muka tidak menjamin kulit akan semakin bersih. Sebaliknya, hal ini justru dapat menyebabkan iritasi, kerusakan pada kulit sensitif, hingga peradangan yang ditandai dengan ruam merah.

Dampak ini juga bisa terjadi akibat penggunaan handuk yang kasar. Oleh karena itulah maka, gunakan handuk khusus wajah dengan bahan yang lebih lembut. Keringkan wajah dengan menepuk-nepuk, bukan menggosok.

Banyaknya produk pembersih wajah yang digunakan bukanlah jaminan untuk mendapatkan kulit yang bersih dan bebas kotoran. Cara mencuci muka yang tidak sesuai dengan jenis kulit juga bisa menimbulkan masalah kulit baru.

Selalu perhatikan panduan pembersihan wajah yang tepat agar kulit wajah Anda mendapatkan manfaatnya. Jika Anda memiliki masalah kulit, cobalah untuk berhenti menggunakan produk untuk sementara waktu untuk mengetahui apakah penyebabnya adalah cuci muka Anda.

Itulah beberapa cara cuci muka yang benar dan kesalahan saat mencuci muka, Selamat membaca.