Cara Membersihkan Kutek atau Cat Kuku yang Aman Tanpa Aseton

cara menghilangkan kutek tanpa aseton

Membersihkan kutek tidak harus selalu dengan aseton, melainkan ada banyak cara menghilangkan kutek tanpa menggunakan aseton dan tentunya lebih aman. Bagaimana caranya? berikut cara yang bisa anda coba di rumah. Kutek atau cat kuku sudah tidak menarik lagi dan Anda ingin menggantinya dengan pilihan warna atau motif lain? Atau, cat kuku tidak sengaja tumpah ke pakaian favorit Anda? Untuk mengatasi hal tersebut, aseton biasanya menjadi pilihan yang pertama.

Tak hanya aseton, membersihkan cat kuku juga bisa dilakukan dengan beberapa cara lain. Bahkan lebih direkomendasikan mengingat tingkat keamanannya lebih baik. Berikut kunin bagikan cara menghilangkan cat kuku atau kutek tanpa aseton yang bisa Anda coba di rumah.

Cara Menghilangkan Kutek Tanpa Aseton

cara menghilangkan kutek tanpa aseton

1. Pasta Gigi

cara menghilangkan kutek tanpa aseton

Apakah Anda kehabisan aseton dan belum sempat membelinya? Jika tidak ingin repot keluar rumah, gunakan saja pasta gigi di kamar mandi untuk menghilangkan cat kuku. Ya, menggunakan pasta gigi adalah cara menghilangkan cat kuku yang mungkin belum banyak diketahui orang. Oleskan pasta gigi pada kuku, lalu diamkan selama kurang lebih 10-15 menit. Setelah itu, kerok cat kuku menggunakan kapas atau kain lembut. Setelah cat kuku hilang, bersihkan kembali kuku dan tangan Anda dengan air.

2. Cuka dan Lemon

cara menghilangkan kutek tanpa aseton

Cara menghilangkan cat kuku tanpa aseton selanjutnya adalah dengan menggunakan cuka dan lemon. Ya, kombinasi cuka dan lemon yang sama-sama memiliki sifat asam dianggap efektif untuk membersihkan cat kuku. Meskipun asam, cuka dan lemon aman untuk kuku karena keduanya bebas alkohol.

Sediakan 2 (dua) sendok makan cuka kemudian campurkan dengan beberapa tetes air jeruk lemon. Tunggu selama 10-20 menit, lalu basahi kapas dengan air dan gosokkan pada kuku sampai cat kuku benar-benar hilang. Ingatlah untuk membersihkan kuku Anda dengan air dan mengoleskan krim pelembab sesudahnya.

3. Hair Spray

cara menghilangkan kutek tanpa aseton

Selain fungsi utamanya untuk menata dan menutrisi rambut, hair spray juga bisa digunakan sebagai penghapus cat kuku lho. Cara menghilangkan cat kuku yang satu ini sangatlah mudah. Anda cukup menyediakan hair spray dan juga kapas. Semprotkan hair spray pada kapas secukupnya. Kemudian, usap kapas pada kuku dengan arah yang sama dan perlahan hingga cat kuku benar-benar hilang.

Setelah cat kuku atau kutek hilang, jangan lupa untuk membersihkan kuku dengan air dan mengoleskan krim pelembab agar kuku dan tangan tetap terhidrasi.

4. Baking Soda

Cara alternatif menghilangkan cat kuku tanpa aseton yang juga patut dicoba adalah dengan menggunakan baking soda. Soda kue atau baking soda ini memiliki sifat abrasif sehingga dapat membantu menghilangkan cat kuku. Cara menggunakan baking soda untuk membersihkan cat kuku adalah dengan mencampurnya dengan air hangat hingga menjadi pasta.

Setelah itu, oleskan pada kuku Anda dan diamkan beberapa saat. Kemudian, bersihkan kuku dengan kapas hingga cat kuku benar-benar hilang. Terakhir, bersihkan kuku Anda dengan air dan oleskan pelembab agar kuku dan tangan Anda tidak mengalami dehidrasi.

5. Hidrogen Peroksida

Selain aseton, hidrogen peroksida adalah bahan kimia lain yang juga dianggap efektif untuk menghilangkan cat kuku. Hidrogen peroksida merupakan bahan kimia yang umum digunakan dalam komposisi produk pemutih pakaian, sehingga jelas fungsi utamanya sebagai penghilang noda.

Hidrogen peroksida memicu pelepasan oksigen secara alami. Kegiatan ini kemudian membantu menghilangkan cat kuku alias cat kuku. Campurkan setengah gelas hidrogen peroksida dengan menggunakan seperempat gelas air hangat. Kemudian, rendam jari Anda saat menghilangkan cat kuku. Setelah selesai, bersihkan kembali kuku Anda dengan air, keringkan, lalu oleskan krim pelembab.

6. Alkohol

cara menghilangkan kutek tanpa aseton

Bahan kimia non-aseton lain yang dapat digunakan sebagai cara menghilangkan cat kuku tanpa aseton adalah alkohol. Alkohol mungkin tidak seefektif aseton. Bisa dibilang, cara ini mungkin membutuhkan waktu lebih lama hingga sisa cat kuku benar-benar hilang. Namun, tidak ada salahnya jika Anda ingin mencoba menggunakan alkohol untuk menghilangkan cat kuku. Caranya juga sangat mudah, Anda hanya perlu membasahi kapas dengan alkohol lalu usap perlahan kapas tersebut pada kuku Anda.

7. Alat Pengikir Kuku

Cat kuku yang sudah lama menempel di kuku akan berkurang ketebalannya. Cat kuku juga menjadi lebih rapuh. Jika sudah begini, maka Anda bisa menerapkan cara menghilangkan cat kuku yang satu ini. Merupakan kikir kuku dimana alat ini cukup efektif untuk menghilangkan cat kuku yang sudah mulai keropos.

Namun, cara ini juga harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Pasalnya, aktivitas pengikiran kuku yang dilakukan secara kasar dan terburu-buru dapat merusak kuku Anda. Untuk meminimalkan kerusakan kuku, selain menggosok kuku dengan lembut, ada baiknya Anda juga merendam kuku terlebih dahulu dalam air hangat untuk melembutkan cat kuku. Setelah itu, barulah menggosok kuku. Hapus cat kuku yang tersisa dengan air untuk mengakhiri proses ini.

8. Hand Sanitizer

cara menghilangkan kutek tanpa aseton

Hand Sanitizer adalah cairan atau gel antiseptik yang digunakan untuk membersihkan tangan dari kuman dan kotoran yang menempel. Namun, hand sanitizer juga bisa menjadi alternatif untuk menghilangkan cat kuku tanpa aseton.

Oleskan pembersih tangan secukupnya pada kuku Anda, lalu diamkan beberapa saat hingga cat kuku melunak. Setelah itu, bersihkan cat kuku menggunakan kapas atau kain lembut. Bersihkan kuku Anda dengan air dan oleskan pelembab.

Mengapa Menggunakan Pembersih Kutek Non-Aseton?

Anda harus mempertimbangkan cara menghilangkan kuku tanpa aseton karena aseton lebih berisiko menimbulkan sejumlah masalah, terlebih jika digunakan secara berlebihan.Beberapa masalah yang disebabkan oleh penggunaan aseton yang berlebihan seperti: kerusakan kuku, iritasi kulit, keracunan, dan lain sebagainya.

Tips memilih kutek yang aman

Sama seperti memilih produk kosmetik lainnya, cat kuku yang harus Anda pilih adalah yang memiliki nomor registrasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Anda juga bisa mengecek nomor registrasi di website resmi BPOM. Berikut beberapa jenis cat kuku lain yang dianggap aman untuk digunakan.

1. Kutek Nontoksik

Seperti namanya, cat kuku ini tidak mengandung racun atau bahan kimia berbahaya yang biasanya terkandung dalam cat kuku. Bahan kimia yang dimaksud adalah formaldehida, formaldehida resin, toluena, dibutil phthalate , dan champor.

Formaldehida disebut sebagai bahan kimia yang berpotensi menyebabkan kanker, sedangkan kapur barus bisa membuat Anda keracunan jika memasukkannya melalui mulut. Selain itu, bahan lain berpotensi menyebabkan dermatitis kontak atau alergi, terutama pada kulit sensitif.

Namun, belum ada penelitian khusus yang menyatakan bahan-bahan di atas dapat merusak kesehatan manusia, mengingat kadar dalam cat kuku tidak banyak.Namun, bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, pemilihan cat kuku yang tidak beracun sangat dianjurkan.

2. Kutek halal

Cat kuku tradisional biasanya memiliki lapisan yang kedap sehingga wanita muslimah tidak diperbolehkan menggunakannya.Hal ini mencegah air wudhu masuk ke lapisan atas kuku sehingga pemakainya tidak diperbolehkan atau tidak sah dalam melaksanakan shalat. Oleh karena itu, beberapa produsen kosmetik membuat cat kuku halal, yang juga dikenal sebagai breathable nail polish.

Cat kuku halal biasanya berbahan dasar air sehingga memungkinkan udara dan air menembus lapisan cat kuku sehingga air wudhu dapat mencapai permukaan kuku.Meski demikian, kehalalan cat kuku ini masih banyak diperdebatkan. Secara teori, cat kuku berbahan dasar air tidak mencegah air menembus lapisan cat kuku.Namun, dalam praktiknya, klaim ini masih perlu dipelajari lebih cermat.

3. Kutek tradisional

Cat kuku tradisional alias classic nail polish merupakan jenis cat kuku yang paling banyak beredar di pasaran dan sudah lama dijual. Cat kuku ini terbuat dari bahan polimer yang dicampur dengan pelarut.

Penggunaannya cukup mudah. Anda hanya perlu memulaskan kuku dengan sikat khusus, lalu keringkan dengan diangin-anginkan. Pelarut akan menguap ketika dikeringkan, sedangkan lapisan polimer mengeras.Cat kuku ini biasanya tidak bertahan lama. Namun, Anda dapat membeli cat kuku hybrid tradisional yang tahan lebih lama dari cat kuku non-hibrid klasik.

Cat kuku ini umumnya sudah mendapat lampu hijau dari dokter kulit karena mudah dibersihkan sehingga Anda tidak perlu menggunakan penghapus cat kuku aseton.

Itulah tadi beberapa cara membersihkan kutek atau cat kuku tanpa menggunakan aseton yang bisa anda coba dirumah.Selamat mencoba.